Tampilkan postingan dengan label obat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label obat. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 21 Desember 2013
Side Effects Depresi Akibat Obat Penenang
Dunia modern, selain berdampak pada kemudahan karena majunya teknologi, juga menciptakan insan yang semakin terasing dari hangatnya sosialisasi masyarakat tradisional. Individualisme, merupakan pola hidup baru yang menjangkiti berbagai negara terutama di kota besar.
Seringkali, permasalahan yang timbul dalam hidup diatasi dengan berbagai obat penenang. Para psikiater - termasuk perusahaan obat di belakangnya - alih-alih jadi solusi, malah menimbulkan efek baru dalam sisi kemanusiaan. Ketergantungan obat, yang secara tak langsung mengubah kestabilan metabolisme dan genetika seseorang menghasilkan efek samping yang tak terduga.
Seringkali, permasalahan yang timbul dalam hidup diatasi dengan berbagai obat penenang. Para psikiater - termasuk perusahaan obat di belakangnya - alih-alih jadi solusi, malah menimbulkan efek baru dalam sisi kemanusiaan. Ketergantungan obat, yang secara tak langsung mengubah kestabilan metabolisme dan genetika seseorang menghasilkan efek samping yang tak terduga.

classydeer.com
Begitulah kira-kira tema pokok yang diangkat dalam film arahan Steven Soderbergh ini, Side Effects. Sebuah suspensi thriller psikofarmakologi namun penuh gugatan psikologis. Rooney Mara yang memerankan tokoh utama Emily, cukup berhasil menjalankan peran seorang depresan yang bertindak resesif namun juga mengancam di saat yang sama.
Dikisahkan, Emily, dari golongan menengah-atas yang selalu berdandan layaknya gadis introvert. Suaranya yang selalu muram. Seolah begitu banyak tekanan dalam kehidupannya. Walau ia kembali didampingi suaminya, Martin (Channing Tatum) yang baru saja keluar dari penjara, tetap saja perilaku Emily tak berubah. Ia lenyap dalam atmosfernya sendiri.
Perilakunya terlihat canggung dan ling-lung. Terlambat datang ke tempat kerja, tersandung dalam perjalanan, dan yang paling parah menabrakkan mobilnya dengan sengaja ke arah tembok tempat parkir, tepat di mana tulisan EXIT berada di dekatnya.

www.salon.com
Dalam pengawasan Dr. Jonatan Banks (Jude Law), Emily yang sebelumnya pengguna obat penenang Zoloft, lalu beralih ke sebuah pil antidepresan ajaib keluaran baru, Ablixa.
Awalnya semua berjalan sempurna, obat ini tampak sangat manjur. Namun belakangan, efek samping Ablixa semakin terkuak. Emily sering berjalan dalam tidurnya, bahkan melakukan hal-hal tabu selama pengembaraan mimpi-nya.
Sekilas, Side Effect bukanlah genre action yang bisa membuat penonton terpana dan berbondong-bondong ke gedung bioskop. Tetapi, Side Effect memberikan kita gambaran yang sesungguhnya telah terjadi di dunia nyata.
Bagus juga untuk mengingatkan kita, bahwa dunia ini semakin penuh dengan orang-orang yang sakit. Tampaknya dunia modern harus menoleh ke belakang, saat silaturahmi, kerukunan dan kerja sama antartetangga, atau pun kearifan lokal dari nenek moyang masih bisa menjaga keseimbangan dengan alam raya.
Awalnya semua berjalan sempurna, obat ini tampak sangat manjur. Namun belakangan, efek samping Ablixa semakin terkuak. Emily sering berjalan dalam tidurnya, bahkan melakukan hal-hal tabu selama pengembaraan mimpi-nya.
Sekilas, Side Effect bukanlah genre action yang bisa membuat penonton terpana dan berbondong-bondong ke gedung bioskop. Tetapi, Side Effect memberikan kita gambaran yang sesungguhnya telah terjadi di dunia nyata.
Bagus juga untuk mengingatkan kita, bahwa dunia ini semakin penuh dengan orang-orang yang sakit. Tampaknya dunia modern harus menoleh ke belakang, saat silaturahmi, kerukunan dan kerja sama antartetangga, atau pun kearifan lokal dari nenek moyang masih bisa menjaga keseimbangan dengan alam raya.
Sumber:
ew
ew
Minggu, 20 Oktober 2013
Bunga Rosella Khasiat dan Kegunaan Sebagai Obat
Pada umumnya masyarakat mengenal dengan nama Rosela, Rosella atau Roselle (Hibiscus sabdariffa L.). Dari segi kesehatan, ternyata Rosela mempunyai manfaat untuk pencegahan penyakit.
Menurut penelitian Ballitas Malang, bunga rosella, terutama dari tanaman yang berkelopak bunga tebal (juicy), misalnya Rosela Merah berguna untuk mencegah penyakit Kanker dan Radang, mengendalikan tekanan darah, melancarkan peredaran darah dan melancarkan buang air besar.
Kelopak bunga Rosela
dapat diambil sebagai bahan minuman segar berupa irup dan teh, selai dan minuman, terutama dari tanaman yang berkelopak bunga tebal, yaitu Rosela Merah. Kelopak bunga tersebut mengandung vitamin C, vitamin A, dan asam amino. Asam amino yang diperlukan tubuh, 18 diantaranya terdapat dalam kelopak bunga Rosela, termasuk arginin dan legnin yang berperan dalam proses peremajaan sel tubuh. Selain itu, Rosela juga mengandung protein dan kalsium.
Pohon Roselle tumbuh dari biji/benih dengan ketinggian yang bisa mencapai 3 - 5 meter serta mengeluarkan bunga hampir sepanjang tahun. Bunga Roselle berwarna cerah, Kelopak bunga atau kaliksnya berwarna merah gelap dan lebih tebal jika dibandingkan dengan bunga raya/sepatu.
Bagian bunga Roselle yang bisa diproses menjadi makanan ialah kelopak bunganya (kaliks) yang mempunyai rasa yang amat masam. Kelopak bunga ini bisa diproses menjadi pelbagai jenis makanan seperti minuman, jelly, saos, serbuk (teh ) atau manisan Roselle.
Daun muda Roselle bisa juga dimakan sebagai ulam atau salad. Sementara itu di Afrika, biji Roselle dimakan karena dipercaya mengandung minyak tertentu. Di Sudan, Roselle diproses menjadi minuman tradisional yang dinamakan Karkadeh dan merupakan minuman kebangsaan orang Sudan.
Pohon Roselle adalah sejenis perdu yang mudah ditaman.
Cara penanamannya dengan menggunakan biji yang kering kemudian disemai.
Tumbuhan herba ini ternyata mampu berfungsi sebagai bahan antiseptik, penambah syahwat, agen astringen.
Tanaman ini juga banyak digunakan dalam pengobatan tradisional seperti batuk, ketidakhadaman, lesu, demam, tekanan perasaan, gusi berdarah (skurvi) dan mencegah penyakit hati. Bunga Roselle banyak digunakan untuk pembuatan jus, saos, sirup dan juga sebagai bahan pewarna pada makanan.
Ekstrak daripada kuncup bunganya ternyata mampu berfungsi sebagai antispasmodik (penahan kekejangan), antihelmintik (anti cacing) dan antibakteria. Selain itu rosella ternyata mampu menurunkan kadar penyerapan alkohol. Daun tumbuhan herba ini juga bisa digunakan untuk merawat luka, penyakit kulit dan gigitan serangga.
Di India, biji Roselle digunakan untuk mengobati penyakit kulit, kekurangan darah dan kelesuan.
Bagian yang digunakan : Bunga, daun dan biji
Bahan penting yang terkandung dalam kelompak bunga Roselle : Gossy peptin anthocyanin dan glucoside hibiscin yang mempunyai efek diuretic dan choleretic, memperlancar peredaran darah, mencegah tekanan darah tinggi, meningkatkan kinerja usus serta berfungsi sebagai tonik (obat kuat).
Dari penelitian terbukti bahwa kelopak bunga Roselle mempunyai efek anti-hipertensi, kram otot dan anti infeksi-bakteri. Dalam eksperimen ditemukan juga bahwa ekstrak kelopak bunga Roselle mengurangi efek alcohol pada tubuh kita, mencegah pembentukan batu ginjal, dan memperlambat pertumbuhan jamur/bakteri/parasit penyebab demam tinggi.
Kelopak bunga Roselle juga diketahui membantu melancarkan peredaran darah dengan mengurangi derajat kekentalan darah. Ini terjadi karena asam organic, poly-sakarida dan flavonoid yang terkandung dalam ekstrak kelopak bunga Roselle sebagai Farmakologi.
Selain itu yang tidak kalah pentingnya adalah kelopak bunga Roselle mengandung vitamin C dalam kadar tinggi yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh manusia terhadap serangan penyakit.
9 Manfaat kelopak bunga Roselle
12 Penyakit yang dapat diobati :
Menurut penelitian Ballitas Malang, bunga rosella, terutama dari tanaman yang berkelopak bunga tebal (juicy), misalnya Rosela Merah berguna untuk mencegah penyakit Kanker dan Radang, mengendalikan tekanan darah, melancarkan peredaran darah dan melancarkan buang air besar.
![]() |
| Bunga Rosella |
Kelopak bunga Rosela
dapat diambil sebagai bahan minuman segar berupa irup dan teh, selai dan minuman, terutama dari tanaman yang berkelopak bunga tebal, yaitu Rosela Merah. Kelopak bunga tersebut mengandung vitamin C, vitamin A, dan asam amino. Asam amino yang diperlukan tubuh, 18 diantaranya terdapat dalam kelopak bunga Rosela, termasuk arginin dan legnin yang berperan dalam proses peremajaan sel tubuh. Selain itu, Rosela juga mengandung protein dan kalsium.
Pohon Roselle tumbuh dari biji/benih dengan ketinggian yang bisa mencapai 3 - 5 meter serta mengeluarkan bunga hampir sepanjang tahun. Bunga Roselle berwarna cerah, Kelopak bunga atau kaliksnya berwarna merah gelap dan lebih tebal jika dibandingkan dengan bunga raya/sepatu.
Bagian bunga Roselle yang bisa diproses menjadi makanan ialah kelopak bunganya (kaliks) yang mempunyai rasa yang amat masam. Kelopak bunga ini bisa diproses menjadi pelbagai jenis makanan seperti minuman, jelly, saos, serbuk (teh ) atau manisan Roselle.
Daun muda Roselle bisa juga dimakan sebagai ulam atau salad. Sementara itu di Afrika, biji Roselle dimakan karena dipercaya mengandung minyak tertentu. Di Sudan, Roselle diproses menjadi minuman tradisional yang dinamakan Karkadeh dan merupakan minuman kebangsaan orang Sudan.
![]() |
| Bunga Rosella |
Pohon Roselle adalah sejenis perdu yang mudah ditaman.
Cara penanamannya dengan menggunakan biji yang kering kemudian disemai.
Tumbuhan herba ini ternyata mampu berfungsi sebagai bahan antiseptik, penambah syahwat, agen astringen.
Tanaman ini juga banyak digunakan dalam pengobatan tradisional seperti batuk, ketidakhadaman, lesu, demam, tekanan perasaan, gusi berdarah (skurvi) dan mencegah penyakit hati. Bunga Roselle banyak digunakan untuk pembuatan jus, saos, sirup dan juga sebagai bahan pewarna pada makanan.
Ekstrak daripada kuncup bunganya ternyata mampu berfungsi sebagai antispasmodik (penahan kekejangan), antihelmintik (anti cacing) dan antibakteria. Selain itu rosella ternyata mampu menurunkan kadar penyerapan alkohol. Daun tumbuhan herba ini juga bisa digunakan untuk merawat luka, penyakit kulit dan gigitan serangga.
Di India, biji Roselle digunakan untuk mengobati penyakit kulit, kekurangan darah dan kelesuan.
Bagian yang digunakan : Bunga, daun dan biji
Bahan penting yang terkandung dalam kelompak bunga Roselle : Gossy peptin anthocyanin dan glucoside hibiscin yang mempunyai efek diuretic dan choleretic, memperlancar peredaran darah, mencegah tekanan darah tinggi, meningkatkan kinerja usus serta berfungsi sebagai tonik (obat kuat).
Dari penelitian terbukti bahwa kelopak bunga Roselle mempunyai efek anti-hipertensi, kram otot dan anti infeksi-bakteri. Dalam eksperimen ditemukan juga bahwa ekstrak kelopak bunga Roselle mengurangi efek alcohol pada tubuh kita, mencegah pembentukan batu ginjal, dan memperlambat pertumbuhan jamur/bakteri/parasit penyebab demam tinggi.
Kelopak bunga Roselle juga diketahui membantu melancarkan peredaran darah dengan mengurangi derajat kekentalan darah. Ini terjadi karena asam organic, poly-sakarida dan flavonoid yang terkandung dalam ekstrak kelopak bunga Roselle sebagai Farmakologi.
Selain itu yang tidak kalah pentingnya adalah kelopak bunga Roselle mengandung vitamin C dalam kadar tinggi yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh manusia terhadap serangan penyakit.
![]() |
| Bunga Rosella |
9 Manfaat kelopak bunga Roselle
- Dapat mengurangi kepekatan/kekentalan darah
- Membantu proses pencernaan
- Mencegah peradangan pada saluran kencing dan ginjal
- Penyaring racun pada tubuh
- Mencegah kekurangan Vitamin C
- Melancarkan peredaran darah
- Melancarkan buang air besar
- Menurunkan kadar penyerapan alkohol
- Penahan kekejangan
12 Penyakit yang dapat diobati :
- Tekanan Darah Tinggi ( Hipertensi )
- Batu Ginjal
- Batuk
- Lemah syahwat
- Lesu
- Demam
- Tekanan Perasaan
- Gusi berdarah
- Penyakit kulit
- Gigitan Serangga
- Luka
- Kurang darah.
Langganan:
Postingan (Atom)


